Pages

Rabu, 01 Desember 2010

syair syair cinta

Jepara, 27 november 2010
PEMULUNG
(Rif’ul mazid maulana)

Terkikis harapan dipanasnya medan ini
Kukais sedikit demi sedikit
Kukumpulkan untuk para penggepul
Menyambung hidup dengan secakup sampah

Keringat bercucuran membasahi bajuku
Sebatang panasnya besi tak bisa aku lepas
Terus kuberlaga dimedan sampah
Melwan tingginya harga hidup

Kuterus bergulat dengan sampah
Namun hanya secakup nasi kudapat
Kuterus menahan bau sampah
Namun hanya selembar uang kudapat

Sungguah aku tak mau begini
Namun ini tuntutan hidup
Tak mampu aku hindari
Untuk bisa bertahan
           

Jepara, 27 november 2010
BUTIR PUISI DALAM KEGELAPAN
(Rif’ul Mazid Maulana)

Dingin tersa menusuk Sumsum tulangku
Gelap duni ini seakan tak ada yang hidup
Tak ada lagi nyanyian suara hati
Hanya suara katak yang berkumandang ria

Tetes- tetes air hujan
Gemuruh suara hembusan angin
Kerasnya suara alunan petir
Detak jantung yang mengetarkan badan

Berikan aku sedikit cahayamu
Hangatkan tubuh yang telanh kaku
Berikan aku sedikit cintamu
Berikan aku sedikit rahmatmu
Berikan aku kecerahan hati
Kan kusesaikan syair- syair cinta untukmu

Popular Posts

BThemes

About

Halaman

Followers